Cuplikan Chapter ini
Dunia pada akhirnya hanyalah sebuah konstruksi yang rapuh dari ingatan-ingatan yang saling tumpang tindih seperti tumpukan foto polaroid yang dibiarkan di bawah terik matahari hingga warnanya mulai memudar dan saling menempel Bagi Kousuke Sato realitas fisik telah lama menjadi seperti setelan jas yang kekecilantidak nyaman membatasi dan perlahan-lahan mulai koyak di bagian pundak akibat beban yang tak kasat mata Ketika ia melangkah keluar dari bingkai pintu rumah mewah yang kini tela