Cuplikan Chapter ini
Malam itu jam dinding di ruang tengah berhenti berdetak tepat pada pukul dua pagi Peristiwa itu tidak terjadi karena kehabisan daya baterai atau kerusakan mekanis yang lazim waktu itu sendiri tampaknya telah memutuskan untuk melipat tangannya dan menyerah seperti seorang pelari maraton yang mendadak duduk di tepi lintasan karena menyadari bahwa garis finis hanyalah sebuah ilusi optik Di luar jendela besar salju turun dengan densitas yang tidak wajar seolah-olah langit sedang merobek ri