Cuplikan Chapter ini
Satu mil di belakang kapal phinisi bercadik yang membawa Omah dan kelima cucunya sebuah kapal lain melaju berat menembus gelombang malam layarnya yang gelap tanpa satu pun lampu penerangan sengaja dibiarkan menyatu dengan kekelaman laut lepas Lambungnya lebih besar lebih kasar dipenuhi ukiran kepala burung gagak raksasa di haluan yang menyeringai tajam ke arah kegelapan kapal induk armada Kapten Jalak Sewu Raja Diraja Perompak Laut Utara yang sejak dua hari terakhir mengintai mangsa