Cuplikan Chapter ini
Pagi datang dengan wajah yang terlalu cerah untuk hati yang masih diselimuti kekhawatiran semalam Matahari naik perlahan dari balik bukit menyepuh atap-atap rumah desa dengan warna keemasan yang hangat burung-burung berkicau riang seolah tak ada satu pun yang perlu dirisaukan di dunia ini Anak-anak sudah berlarian ke arah pesisir bersemangat melihat lagi dua kapal besar yang masih bersandar di dermaga membicarakan dengan penuh antusias barang-barang aneh apa saja yang mungkin akan merek