Cuplikan Chapter ini
Villa yang tadinya sepi dan dingin mendadak riuh oleh suara pengunjung lain yang terbangun dan sirine polisi yang membelah keheningan malam Reihan digelandang keluar dengan tangan terborgol wajah sombongnya kini berganti pucat pasi Di dalam kamar Herni masih terbaring pingsan tak sadar betapa dekatnya ia dengan jurang kehancuranArdi menarik napas panjang menatap pemandangan itu dari kejauhan Ia tidak mau terjebak lebih jauh dalam drama ini Baginya menyelamatkan Herni sudah cukup u