Cuplikan Chapter ini
Setibanya di rumah Arga tidak sabar untuk membongkar harta karunnya Ia meletakkan dua kantong belanjaan itu di atas balai-balai kayu Aroma khas pakaian seken impor dan bau karet sepatu baru memenuhi ruangan rumah bambunya yang sempitWih ternyata kalau dilihat di rumah barangnya memang makin keren Foto dulu ah biar teman-teman di tongkrongan tahu kalau aku juga bisa punya barang bermerek begini gumamnya penuh gairah Tangannya sudah lincah memutar-mutar sepatu itu mencari sudut angl