Cuplikan Chapter ini
Suasana di Kafe Bintang Langit yang tadinya terasa manis bagi Arga tiba-tiba berubah menjadi mencekam Di saat Arga baru saja selesai menyombongkan diri dan meminta Herni memesan steak paling mahal seorang pria bertubuh tegap dengan pakaian yang jauh lebih bermerek daripada celana seken Arga tiba-tiba berdiri di samping meja merekaWajah pria itu tampak kaget sekaligus marah Herni Jadi alasan kamu nggak bisa jalan malam ini karena mau ketemu dia tanyanya sambil melirik Arga dengan