Cuplikan Chapter ini
Sepulangnya dari rumah Ardi Arga merebahkan diri dengan perasaan yang sedikit lebih tenang Ia merasa sudah menjalankan kewajibannya sebagai teman dan sebagai pria Besok Senin Balik lagi ke pabrik Rutinitas yang membosankan tapi setidaknya aku punya cerita buat dibanggakan ke teman-teman lain gumamnyaBaru saja matanya hendak terpejam ponselnya bergetar Sebuah nomor asing masukHalo dengan Saudara Arga Kami dari Layanan Saldo Kilat hanya ingin mengingatkan bahwa jatuh tempo cici