Cuplikan Chapter ini
Waktu terus bergulir maju dengan langkah pasti tanpa pernah bisa ditahan atau ditawar oleh siapa pun di dunia ini Beberapa tahun setelah Ahmad Sadikin berhasil menemukan titik kedamaian batin dan keikhlasan mutlak dalam menerima takdir sunyinya di desa transmigrasi sebuah ujian berat yang sesungguhnya justru datang menghampiri benteng pertahanan keluarga mereka Kedua orang tua Ahmad Pak Joko dan Ibu Ratna tiba-tiba jatuh sakit secara bersamaan Tubuh senja mereka yang mulai digerogoti us