Cuplikan Chapter ini
Sambil duduk terdiam di depan meja dapur yang telah begitu akrab dengan kesunyiannya Ahmad Sadikin membiarkan alunan lagu melankolis dari platform YouTube mengalir bebas memenuhi setiap sudut ruangan yang sepi Musik instrumental itu perlahan-lahan bekerja mengikis sedikit demi sedikit rasa jemu penat dan hambar yang selama ini mengendap tebal di dalam hatinya Namun di tengah ketenangan senyap yang langka itu sebuah ide kreatif mendadak terlintas dengan sangat jernih di dalam kepalanya