Cuplikan Chapter ini
Ruang reaktor utama seketika mencekam Suara dengung dari pusaran energi hitam-merah di dalam tabung kaca raksasa beradu dengan desis hawa pembunuh yang mengalir dari bilah pedang hitam Panglima Kaelen Logam dek di bawah kaki mereka bergetar pelan seolah ikut ketakutan menahan beban tiga kekuatan besar yang siap berbenturanTanpa peringatan Panglima Kaelen menghentakkan kakinya Dek baja setebal dua puluh sentimeter itu ambles melesatkan tubuh raksasanya maju dengan kecepatan yang tidak m