Cuplikan Chapter ini
Moncong-moncong meriam di lambung kapal zirah hitam Panglima Kaelen berpendar cahaya ungu Radiasi prana hitam bergerak langsung dari kekosongan Ruang Antara seolah-olah tersedot ke satu titik fokus Oksigen dalam udara terasa semakin menipis menciptakan kengerian yang mencekam bahkan sebelum tembakan dilepaskanMerunduk Galih mengirimkan teriakan batinnya dengan panikBLAAASSTTTTiga pilar cahaya ungu raksasa melesat dari langit menghantam dinding luar aula istana Yaua Tidak ada suara l