Cuplikan Chapter ini
DuarrRantai besi hitam raksasa itu menghantam langit-langit bunker hingga runtuh Serpihan batu seukuran kepalan tangan menghujani lantai marmer basah Asap belerang pekat menyembur masuk dari celah dindingPegang lenganku Mich Ga bawa Yashna Fauzan berteriak di tengah gemuruh reruntuhanTangan kiri pemuda itu menyala terang memancarkan gelombang panas hawa murni yang membakar jaring-jaring energi hitam yang mencoba merayap masuk dari celah dinding Dengan satu sentakan kaki yang dibare