Cuplikan Chapter ini
Dingin yang menggigit adalah hal pertama yang merayap masuk ke dalam kesadaran Anggara Paru-parunya terasa melepuh saat ia terbatuk memuntahkan air yang berbau lumut dan sulfur Sekelilingnya gelap dan suara gemuruh air yang menghantam dinding-dinding batuMereka berada di dalam perut bumi terhanyut oleh aliran deras sungai bawah tanah yang membelah fondasi karst Bukit BarisanMichiru Fauzan Anggara berteriak tetapi suaranya langsung ditelan oleh gelegak airTangan kanannya bergerak dal