Cuplikan Chapter ini
Udara di lembah Bukit Barisan berubah panas menyengat Benturan antara perisai geometri emas dan pedang petir hitam Panglima Kaelen menghasilkan dengung frekuensi tinggi yang membuat telinga Anggara berdenging sakit Rembesan darah segar menetes dari sudut kelopak mata pemuda itu mengaburkan pandangannya yang mulai dikuasai rasa lelah yang luar biasaDi depannya pria paruh baya yang baru saja muncul dari kegelapan gua melangkah maju dengan ketenangan seorang veteran perang Jubah hitamnya b