Cuplikan Chapter ini
Matikan semua perangkat SekarangFauzan berteriak suaranya yang biasa tenang kini pecah oleh kepanikan Ia menyambar tabletnya menghantamkan sudut perangkat keras itu ke tepi batu obsidian hingga layarnya retak dan mati totalMichiru terkesiap tangannya gemetar saat mencoba menekan tombol daya ponselnya yang masih terus memancarkan suara desisan frekuensi radio militer koordinat sembilan terkunci Jarak luncur tiga puluh detik dari pangkalan udara Berikan padaku Anggara merebut