Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Bagi Michiru, sejarah adalah fiksi yang ditulis oleh pemenang. Namun, saat seorang gadis berambut perak dan bermata keperakan jatuh dari langit Sumatra dalam kondisi sekarat, Michiru sadar: sejarah yang ia teliti selama ini adalah sebuah kebenaran yang sengaja disembunyikan.
Yashna adalah seorang Putri Mahkota dari Elvara, dunia paralel berenergi mistis yang hancur dalam semalam akibat kudeta berdarah. Terlempar ke Bumi tanpa sisa kekuatan sihir (prana), Yashna harus berpacu dengan waktu sebelum pasukan pemberontak melacak keberadaannya. Satu-satunya kunci untuk merebut kembali dunianya terkubur di bawah tanah Nusantara. Sebuah Busur Pusaka kuno yang selama ratusan tahun disalahartikan manusia modern sebagai artefak biasa.
Bersama Michiru sang arkeolog skeptis dan Anggara, pemuda gunung yang praktis dan taktis, Yashna nekat menembus labirin modern yang mematikan. Namun, saat darah sang putri mengaktifkan kembali busur kuno tersebut, langit kota robek menjadi warna merah darah.
Portal telah jebol. Pasukan zirah hitam pengkhianat kini menginjakkan kaki di Bumi. Di dunia yang hampa energi magis ini, sang Putri harus memilih: membiarkan sisa dunianya musnah, atau mengorbankan darahnya sendiri untuk memicu perang dua dimensi di atas tanah pertiwi.