Cuplikan Chapter ini
Untuk beberapa detik pria itu tidak menjawab Tatapannya bergerak melewati bahu Sheana Melihat asap rokok yang masih menggantung di udara Melihat asbak yang penuh Melihat kamar yang berantakan oleh seseorang yang sedang berusaha bertahanLalu kembali ke wajahnyaKali ini lebih lembutBoleh aku masukKalimat itu membuat pertahanan Sheana runtuhKarena suaranya tidak terdengar seperti seseorang yang datang untuk menang Tidak juga seperti seseorang yang datang untuk memaksaHanya terdengar