Cuplikan Chapter ini
Suara sepatu dokter menyentak keheningan Bunyi mesin infus mengembalikan Dirga dari pusaran ingatanmenyeretnya kembali ke ruangan dingin penuh antiseptik iniDirga duduk di sebelah ranjang rumah sakit menatap wajah Sheana yang pucat Kini dia jauh dari gadis pemalu itu Dia wanita yang kuat Rapuh tapi bangkit Cantik dengan luka-lukanya Dan DirgaDirga masih di siniDengan semua cinta salah arahnyaDengan semua penyesalan yang tak sempat ia ucapkanSedangkan Sheana Gadis polos yang