Cuplikan Chapter ini
Sheana membuka pintu perlahan berusaha tidak menimbulkan suara saat masuk ke rumah yang temaram Lampu ruang tengah hanya menyala setengah redup menyorot sebagian sofa dan meja kayu yang sudah lama tak diganti Televisi menyala tapi tanpa suara Hanya gambar berita malam yang berganti-ganti di layarDirga duduk di sana bersandar santai dengan satu tangan menggenggam gelas berisi es batu yang nyaris mencair semua Ia tak langsung menoleh saat mendengar suara pintu Tapi ia tahu Sheana suda