Cuplikan Chapter ini
Matahari Ketapang turun lebih cepat dari biasanya hari itu Angin dari arah sungai membawa aroma air gambut dan tanah basah yang khas Tidak terlalu kencang tapi cukup untuk membuat permukaan sungai kecil di depan mereka berkerut halusTim survei sudah lama bubar Dila pulang bersama staf lain Bu Risa ikut kendaraan yayasan Bahkan Pak Aditya yang biasanya paling susah disuruh pergi pun akhirnya menyerah setelah Ellan dengan sangat sopan sekaligus sangat memaksa mengatakan bahwa mereka bisa