Cuplikan Chapter ini
Tunggu Saya mohon tungguSuara Alvaro pecah bergema di antara pilar-pilar ballroom yang kini terasa seperti kuburan bagi harga dirinya Ia berlari menerjang kerumunan tamu yang masih terpaku mengabaikan tatapan sinis dan bisik-bisik yang menghujam punggungnya Langkahnya limbung hampir menabrak beberapa kursi hingga ia berhasil mencegat langkah asisten keluarga Galaksi tepat di ambang pintu besarDi mana dia Di mana Aira sekarang Alvaro mencengkeram lengan asisten itu dengan tangan y