Cuplikan Chapter ini
Satu kata saja keluar dari mulutmu dan detik ini juga Papa pastikan kamu tidak akan pernah lagi menginjakkan kaki di rumah Maheswari Kamu mengerti AiraDesis tajam Perkataan papa mendarat tepat di telingaku jauh lebih dingin daripada pendingin ruangan di ballroom hotel bintang lima ini Cengkeraman tangannya di lengan atasku begitu kuat hingga aku bisa merasakan ujung kuku-kukunya menekan kulitku di balik kain blus katun murah yang kupakai Aku hanya bisa menunduk menatap sepatu flat-ku