Cuplikan Chapter ini
Loe bisa ketawa juga ternyataSuara Bara yang berat dan parau itu terdengar sedikit melunak seolah-olah guntur yang biasanya menggelegar tiba-tiba berubah menjadi gerimis yang menyejukkan Aku tersentak menyadari bahwa bibirku terbuka lebar dan suara yang keluar dari tenggorokanku adalah sesuatu yang sudah bertahun-tahun terkubur di bawah tumpukan caci makiAku tertawa Sangat lepas Hingga kacamata tebal yang kupakai sedikit bergeser karena pipiku yang naikBara kamu kamu lucu sekal