Cuplikan Chapter ini
Varo aku takut Kakek Kakek seolah-olah mengulitiku dengan tatapannya tadi Aku merasa seperti pencuri yang sedang diinterogasiSuara Airin pecah di tengah kesunyian lorong rumah yang remang-remang menciptakan gema yang menyayat hati bagi siapa pun yang mendengarnya Tubuhnya bergetar hebat tangannya yang dingin mencengkeram lengan kemeja Alvaro seolah-olah ia baru saja lolos dari maut Di bawah temaram lampu dinding yang berpendar kuning redup Airin tampak begitu rapuhsetetes air