Cuplikan Chapter ini
Loker siapa ini Berani-beraninya nyimpen bangkai di siniSuara melengking Shinta membelah hiruk-pikuk koridor kelas dua belas seperti silet yang mengiris kain sutra Suara itu memancing puluhan siswa yang tadinya sibuk bersenda gurau untuk segera berkerumun menciptakan barikade manusia yang menyesakkan Aku yang baru saja tiba dengan napas memburu dan peluh yang membasahi pelipis karena harus berlari dari gerbang sekolah agar tidak terlambat mendadak terpaku Langkahku terkunci tepat di