Cuplikan Chapter ini
Ngapain lo di sini Salah masuk kandang loSuara Alvaro memecah keheningan pagi di kelas XII-IPA 1 Kalimat itu tidak diteriakkan tapi tajamnya sanggup menghentikan aktivitas seluruh siswa yang sedang sibuk mengeluarkan buku Alvaro berdiri di depan mejanya melipat tangan di dada dengan dagu terangkat angkuh menatap ke arah barisan belakang tempatku dudukNamun bukan aku yang ia tatap Melainkan sosok yang baru saja menarik kursi tepat di belakangkuKandang lo terlalu wangi Gue butuh sed