Cuplikan Chapter ini
Peran Naya dan Tariq Benang Merah di Balik Topeng Sederhana---Suasana sore di kafe literasi dekat kampus utama universitas di Surabaya terasa begitu tenang kontras dengan gemuruh batin yang sempat melanda Farhanatau yang kini lebih dikenal oleh lingkaran terdekatnya dengan nama aslinya Ammar Cahaya matahari kemerahan menjelang senja memantul lembut melalui dinding kaca besar menyinari meja kayu tempat Naya dan Tariq duduk berdampingan sambil menikmati secangkir teh hijau hangat Di had