Cuplikan Chapter ini
Titik Balik Pandangan Dilara mulai meluluhkan benteng pertahanannya terhadap pria berpenampilan sederhana ini---Suhu udara di dalam perpustakaan manuskrip kuno kawasan Fatih terasa lebih sejuk dari biasanya Di luar jendela besar berbingkai kayu jati rintisan hujan musim gugur mengetuk kaca secara berirama menciptakan melodi yang menenangkan bagi siapa saja yang duduk di dalam ruangan berpenerangan lampu temaram itu Dilara duduk di balik meja baca kayu ek yang luas menatap lembaran perk