Cuplikan Chapter ini
Malam Penuh Doa Ammar memanjatkan doa di sepertiga malam terakhir memohon petunjuk atas rasa penasarannya---Suara azan subuh yang berkumandang dari menara-menara masjid di kawasan Fatih Istanbul memantul lembut di antara lorong-lorong batu yang masih diselimuti kabut tipis Udara dini hari terasa begitu dingin menusuk hingga ke tulang namun kamar kecil Ammar terasa hangat oleh keheningan yang khusyuk Di atas sajadah berwarna hijau tua yang telah menemani malam-malam panjangnya di pera