Cuplikan Chapter ini
Surat dari Keluarga Tekanan dari orang tua Ammar di tanah air agar ia segera kembali mengurus bisnis keluarga---Pagi hari di kawasan Fatih Istanbul menyapa dengan kabut tipis yang menyelimuti puncak-puncak menara masjid tua Sinar matahari keemasan perlahan menembus celah-celah jendela kamar kos Ammar memantulkan bayangan panjang di atas meja kayu tempat tumpukan naskah arsip Utsmaniyah tersusun rapi Namun ketenangan pagi itu mendadak terusik oleh dering ponsel pintar yang bergetar di