Cuplikan Chapter ini
Refleksi Silam Kilas Balik Sang Penyamaran---Malam merayap perlahan di atas kota metropolitan yang tak pernah benar-benar tidur Cahaya lampu neon dari gedung-gedung tinggi memantul di kaca jendela kamar kos Farhan yang sempit menciptakan garis-garis bias berwarna kemerahan dan kebiruan di dinding yang mulai mengelupas Di atas meja kayu kecil yang dipenuhi tumpukan kertas laporan praktikum dan buku-buku ekonometrika tebal sebuah lampu meja menyala terang memancarkan sinar kuning hangat