Cuplikan Chapter ini
Di depan ruang operasi suasana terasa begitu mencekam Cahaya lampu di atas pintu yang bertuliskan RUANG OPERASI masih menyala merah menandakan bahwa tim dokter masih berjuang menyelamatkan nyawa Raden di dalam sanaRinjani berdiri dengan tubuh gemetar tangannya berusaha mencengkeram sesuatu untuk tetap kuat tapi justru yang ia temukan adalah tubuh mungil Zunaira yang sudah lebih dulu menubruknya dalam pelukan erat Putrinya menangis terisak di dadanya bahunya bergetar hebatBun A-Ayah