Cuplikan Chapter ini
Sepeninggal Nyi Rengganis hanya tersisa kekosongan di ruangan itu Empat remaja itu berada dalam keadaan yang sangat membingungkan Tabitha adalah orang yang pertama beranjak dari sana memilih duduk di teras samping sambil menekuk lututnya merenung dengan tangis Jadi ini alasan kenapa Papi dan Mami nggak pernah mau membahas tentang kakek ataupun nenek Air matanya terus menetes dalam sedihnya yang mendalamAngga menepi dia memilih menjauh dari teman-temannya dan duduk di sudut ruang