Cuplikan Chapter ini
Angga melangkah mantap di depan matanya tajam menelisik setiap arah Sore itu sinar matahari mulai meredup menyusup di antara dedaunan rimbun Dia mendengar segalanyadesir angin gesekan ranting bahkan detak jantung teman-temannya yang sedikit lebih cepat dari biasanyaLo kenapa sih nggak pernah cerita ke kita kalau lo punya resonansi tinggi terhadap suara walau berjarak jauh Ngga tanya Daniel di tengah keheningan merekaMendengar pertanyaan Daniel Angga hanya mendengus kecil ta