Cuplikan Chapter ini
Pagi itu mereka duduk melingkar di dalam goa sambil menikmati roti yang dibawa Tabitha Meski sudah sedikit keras roti itu terasa seperti makanan terbaik bagi mereka yang kelelahan dan kelaparan Tabitha dengan sigap membagi roti yang tersisa memastikan semua mendapat bagian yang cukupGue nggak nyangka masih ada bekal ini kata Tabitha sambil tersenyum kecil Untung gue nggak lupa bawa kalau nggak kita cuma bisa ngunyah udaraThanks Ta kata Angga sambil menggigit rotinya perlahan