Cuplikan Chapter ini
Sejak hari pertama pernikahan mereka Hans selalu menunjukkan sisi yang berbeda dari apa yang Arimbi bayangkan Namun seiring berjalannya waktu sisi gelapnya semakin nyata Hans bukan hanya posesif tetapi juga temperamental Arimbi merasa seperti hidup di atas lapisan tipis es yang bisa retak kapan sajaHans bisa marah besar hanya karena hal-hal sepele dan seringkali kemarahannya datang tanpa peringatanHari-hari yang dilalui Arimbi seperti menunggu bom waktu Hans bisa meledak kapan saj