Cuplikan Chapter ini
Pagi itu ketika Arimbi bangun untuk menghadapi hari pernikahannya seluruh tubuhnya terasa berat Mami telah membangunkannya dengan lembut tapi di dalam hati Arimbi merasa hampa Setiap langkah menuju pernikahan dengan Hans terasa seperti sebuah pengkhianatan besar terhadap perasaannya sendiriterhadap YerrySejak pernikahannya dengan Hans ditetapkan Arimbi selalu hidup dengan bayang-bayang kesedihan Dia tak pernah bisa sepenuhnya melepaskan Yerry dari hatinya Meskipun ia tahu bahwa men