Cuplikan Chapter ini
Mbak Didi benar-benar terpuruk setelah mengetahui bahwa Alfian telah menipunya mentah-mentah Semua yang dikatakan Alfian selama ini hanyalah kebohongan Sambil menangis dalam hati Mbak Didi meraba perutnya yang mulai terlihat membesar Blazer yang biasa dipakai sehari-hari ke kantor sudah tidak lagi mampu menutupi perutnyaYa Allah tolong tunjukkan aku jalan keluar dari semua masalah ini Sembuhkan kesakitan yang aku rasakan dan berikan masa depan yang baik untuk anakku gumam Mbak Didi da