Cuplikan Chapter ini
Mataku berulang kali memandang benda-benda di atas meja kantor lalu beralih ke kaca kecil berwarna pink yang kupinjam dari teman kantor yang sedang cuti melahirkan Dari kaca itu aku melihat wajahku sendiri Narsis gumamku sambil tersenyumPerasaan bosan mulai menguasai Mengapa setiap hari harus bertengkar dengan Hans Pagi malam tak pernah ada hari yang berlalu tanpa perdebatan Hal-hal sepele sering kali menjadi pemicu pertengkaran yang selalu berakhir dengan rasa sakit Hans yang n