Cuplikan Chapter ini
Pengakuan mbak Didi malam itu membuatku terhenyak Suaranya yang pelan nyaris tak terdengar namun efek dari ucapannya begitu hebat seperti tamparan keras yang menggema di telingakuAda rasa sakit yang mendalam mendengar pengakuan kakakku Apalagi ketika kulihat matanya yang kosong seolah tak lagi memiliki harapan Kebingungan dan kesedihan yang dirasakannya memenuhi ruangan menyesakkan udara malam di kamarku-Hamil gumamku tak percaya seolah telingaku salah mendengarMbak Didi tidak be