Cuplikan Chapter ini
Hai kamu kenapa mukanya cemberut begitu Nanti cantiknya ilang lhoSebuah suara tiba-tiba terdengar dari samping Arimbi dudukArimbi refleks memalingkan kepalanya ke arah sumber suara tersebutHay Akhirnya sampai juga Kena macet gak tadi Arimbi berseru kegiranganYerry tampak sudah berdiri tegak di sebelah Arimbi Bahagia sekali Arimbi melihat sosok YerryKenapa muka kamu cemberut gitu Tanya Yerry sambil mengambil posisi kursi duduk di sebelah kiri ArimbiItu telepon kamu kok