Cuplikan Chapter ini
Aduh bagaimana ini batinku berkecamukSejak aku berlari mengejar Mira atau Nilam Sari entah siapa sebenarnya tubuhku seperti dipaksa terus bergerak tanpa pernah merasa lelah Aneh rasanya bukan aku yang mengendalikan kaki ini Jantungku berdetak cepat tapi bukan karena letih lebih seperti ada tenaga asing yang meminjam tubuhkuAku mencoba memejamkan mata Berharap tubuh akan berhenti bergerak Tapi tetap saja aku berlari menembus semak dan akar pohon yang menjalar di tanah Rasanya