Cuplikan Chapter ini
Langit sore di kota Depok tampak kemerahan asap dari puluhan pabrik di pinggir kota mengepulmenghitami atap-atap rumah Seringkali debu itu mengotori rambut membuat mata perih dan lubang hidung menghitamDua orang turun dari angkotan umum dengan langkah goyah dan lutut sedikit bergetar Mereka adalah Ucup dan Putradua pengembara yang telah menempuh perjalanan panjang dari Megamendung meniti jalan penuh ujian dan sekarang mereka tiba di kampung halaman Putra tempat dimana semua dosa