Cuplikan Chapter ini
Ucup melangkah gontai sambil memegangi perutnya Nafasnya pendek langkahnya makin berat seakan telapak kakinya lengket oleh lelah di sepanjang jalanPutra tetap berjalan tegap di depan seolah tak merasakan letih sedikit pun Suasana jalanan begitu sepi hanya suara daun yang bergesekan ranting ditiup anginBang lapar Bang edun ini mah beneran jalan dari Ciawi keluh Ucup dengan suara melemahPutra tidak menoleh hanya melambaikan tangan seakan mengusir keluhan ituSabar Cup Ini