Cuplikan Chapter ini
Dengan berat hati Ucup akhirnya berlari menyusul Dua harimau itu berjalan perlahan di belakang mereka tapi kali ini sorot matanya berubah waspadaWanita itu tergeletak di tanah napasnya normal tidak tersengal tidak terputus Rambutnya panjang berantakan menutupi sebagian wajah yang berlumuran darahDarah apa Marjan Bang tanya Ucup pelanPutra menatap sebentar lalu menjawab santai Buah naga kayaknya mahUcup melongo Buah naga Di tengah hutan ginBelum selesai ia bicara