Cuplikan Chapter ini
Putra pulang ke rumah dengan perasaan sangat kesal Langkah kakinya berat seperti membawa seluruh beban kampung di pundaknya Ia membuka pintu rumah Kak Amel sedikit kasar hingga terdengar bunyi cukup kerasBRAKKKak Amel yang baru pulang kerja dari pabrik helm langsung melongo Rambut diikat asal masih pakai seragam kerjanyaNapa lu tong Kesambet jurig apa suaranya melengkingPutra tak menjawab Ia hanya melempar tas ke kasur sambil membanting badanSementara di Warung Lotek M