Cuplikan Chapter ini
Tempat kenangan dan janji yang sebenarnya dimulai dan diakhiri Suara Maya lembut namun setiap kata terasa seperti baja dingin yang menusuk Satya limbung pelukannya pada Bintang mengerat tanpa sadar Rumah Kenapa selalu rumah itu Otaknya berputar kacau antara menolak ide gila untuk menikah dengan adik mendiang istrinya sendiri dan beban amanah yang semakin membesar di pundaknyaDan diakhiri Dengan rekaman itu Dan dan kami harus menikah Satya berhasil berujar suaranya seperti