Cuplikan Chapter ini
Sisa waktu kamu Bibir Satya bergetar hebat matanya menatap lekat rentetan angka di kertas usang itu Di bawah tulisan sisa waktu tertera302928Angka-angka itu membentuk kalender pribadi sebuah hitungan mundur yang kini membuat napas Satya tercekat dadanya sesak nyeri Jelita Jelita tahuSeluruh kenangan beberapa bulan terakhir berputar bagaikan film horor yang mengerikan Setiap batuk yang diredakan dengan senyum setiap lambaian tangan yang penuh makna setiap kali Jelita mema