Cuplikan Chapter ini
Jiwanya bukan kamu SayangSatya menatap lekat foto bayi Bintang di dalam bingkai tangannya bergetar hampir menjatuhkan benda berharga itu Nafasnya tercekat tercebur dalam samudra kesunyian yang mengerikan Setiap sel tubuhnya seolah menjerit menuntut penjelasan dari Jelita yang kini terbaring tak bergerak di atas kasur Bagaimana mungkin Hatinya bergejolak marah kecewa namun jauh di lubuk sanubarinya ada sejumput rasa sakit yang amat sangat perih yang terasa seperti sebuah tusu